Kamis, 23 Mei 2013

Spontaneous Human Combustion (Manusia Terbakar Sendiri)


Pernahkah Anda mendengar tentang kejadian ini ? Kejadian ini bisa terbilang Aneh. Karena, manusia dapat terbakar dengan sendirinya. Jadi, sebaiknya Anda yang tidak ingin melihat gambar-gambar yang akan saya tampilkan, sebaiknya tidak perlu membacanya. Tapi, saya yakin keingintahuan Anda akan mengalahkan larangan ini.
Spontaneous Human Combustion (Manusia yang tebakar secara tiba-tiba) adalah kejadian dimana manusia terbakar sendiri tanpa pemicu yang jelas. Kasus yang terbilang aneh ini ternyata sudah terjadi sejak tahun 1600-an. Anda kita semua bisa menyebutkan bahwa ini adalah kasus yang misterius karena belum ditemukan penyebabnya.
Kasus Spontaneous Human Combastion ini sudah mencapai angka 350. Studi mengenai SHC pertama kali dianggap dipublikasikan oleh Jonas Dupont pada tahun 1763 dalam buku berjudul “De Incendiis Corporis Humani Spontaneis” yang isinya mengenai kumpulan kasus SHC di masa itu.
Para ilmuwan lainnya kemudian mulai melakukan kajian secara serius mengenai SHC & mengumpulkan berbagai macam kasus SHC yang pernah terjadi untuk diteliti lebih lanjut serta dicari penyebabnya. Cukup mengejutkan karena ternyata fenomena SHC yangg pernah terjadi relatif banyak dan itu belum termasuk kasus-kasus SHC yang tidak diketahui publik maupun yang terjadi di luar jangkauan mereka (pengumpulan data mereka umumnya sebatas di wilayah barat, terutama AS).
Korban Spontaneous Human Combastion
Korban dari kejadian ini cukup banyak karena jumlahnya hingga mencapai angka 300. Berikut ini saya tampilkan siapa saja yang menjadai korban akibat kejadian ini.
Ini adalah sisa dari tubuh Dr. John Bentley (Gambar di kiri) yang meninggal akbitan SHC di Penssylvania pada tahun 1966. Titik di mana tubuhnya terbaring memang ikut terbakar, tetapi ruangan di sekitarnya sama sekali tidak terbakar dan bahkan tidak ditemukan jejak hitam atau hangus sama sekali. Para ahli mengatakan bahwa korban terbakar dan hangus hanya dalam beberapa detik. Jelas dibutuhkan api yang sangat besar untuk membakar korban sehingga tulang-tulangnya menjadi abu. Yang tersisa dari korban hanyalah sepotong kakinya saja. Itu yang membuat identitas korban dapat diketahui.
Gambar diatas adalah sisa dari jenasah Nyonya Mary Hardy Reeser (dikenal dengan sebutan “Wanita Bara”) dari Florida pada bulan July tahun 1951. Sisa mayatnya yang dapat ditemukan hanyalah tengkoraknya yang telah menciut dengan begitu hebat sampai hanya sebesar buah jeruk. Hal ini menambahkan misteri baru pada SHC, entah mengapa tengkorak korban bisa menciut sedemikian rupa.
Itu Hanyalah sebagian contoh kecilnya saja
Setelah diteliti, ternyata situasi korban yang terkena SHC itu bermacam-macam. Tapi, kebanyakan memiliki situasi yang sama ! Ciri-ciri situasi tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Hampir 80% korban SHC adalah wanita
  2. Mayoritas, korban yang terkena SHC adalah peminum dan yang terkena obesitas
  3. Korban adalah orang yang penyendiri
  4. Hampir semua tubuh korban hangus, tetapi tempat disekitar korban tidak tersentuh api sama sekali
Setelah ratusan kejadian SHC, banyak yang menjelaskan penyebab dari SHC tersebut, tetapi banyak yang menurut saya tidak masuk akal. Berikut ini adalah teorinya :
  1. Beberapa korban adalah pecandu alkohol, pada tingkat tertentu, alkohol dalam darah dapat memicu munculnya api. Teori ini sangat lemah, karena ethanol dapat memicu api bila kosentrasinya mencapai 24 %. Lagipula manusia akan mengalami kematian jika kosentrasi mencapai 1 % dan tidak semua korban Spontaneous Human Combustion adalah pecandu alkohol.
  2. Benda yang mudah terbakar seperti baju yang dipakai korban telah memicu munculnya listrik statis, dan listrik statis dapat menyebabkan timbulnya api. Teori ini juga sangat lemah, walau voltase listrik cukup tinggi tapi energi yang dihasilkan sangat rendah. Ini tidak cukup memadai untuk menimbulkan percikan api.
  3. Rokok sering menjadi penyebab kebakaran. Pada beberapa kasus, korban sedang sendirian menjelang kematiannya, dan diperkirakan korban mengalami serangan jantung sehingga sekarat. Kemudian korban menjatuhkan rokok yang dihisapnya sehingga memicu terjadinya api. Tapi teori ini juga sangat lemah, kebanyakan rokok yang jatuh mengenai pakaian hanya akan membuat lubang kecil bekas terbakar dan tidak memicu api yang besar. Bila rokok adalah penyebabnya maka dapat dipastikan barang-barang disekitar korban akan ikut terbakar, dan ini tidak terjadi pada kasus Spontaneous Human Combustion. Selain itu, tidak semua korban adalah perokok.
  4. Teori yang agak dapat “diterima” untuk menjelaskan kejadian ini adalah setiap tubuh manusia mengandung listrik dan didalam usus manusia terdapat gas metana yang dapat memicu timbulnya api. Apabila gas metana ini bertemu dengan listrik yang ada pada tubuh manusia maka akan terjadi pembakaran secara spontan. Pertanyaan yang timbul, pada saat atau keadaan yang bagaimana listrik pada tubuh manusia akan bertemu gas metana didalam usus dan menyebabkan timbulnya api ?
Kejadian yang aneh ini memang sangat aneh 
Writer : @MuafiqRahmat

Selasa, 21 Mei 2013

50 Best Albums of the 21st Century V. Magazine Kerrang


50) Crisis - Alexisonfire (2006)
49) Permission To Land - The Darkness (2003)
48) Blessed Black Wings - High On Fire (2005)
47) Relationship of Command - At The Drive-In (2000)
46) The Green Album - Weezer (2001)
45) Volcano - Satyricon (2002)
44) Orchestra Of Wolves - Gallows (2006)
43) Holy Wood (In The Shadow Of The Valley Of Death) - Marilyn Manson (2000)
42) From Here To Infirmary - Alkaline Trio (2001)
41) Take To The Skies - Enter Shikari (2007)
40) Worship And Tribute - Glassjaw (2002)
39) Ghost Reveries - Opeth (2005)
38) Love Metal - Him (2003)
37) Jane Doe - Converge (2001)
36) Bleed American - Jimmy Eat World (2001)
35) Ire Works - The Dillinger Escape Plan (2007)
34) Riot! - Paramore (2007)
33) A Fever You Can't Sweat Out - Panic! At The Disco (2005)
32) II: A Bustle In Your Hedgerow - Down (2002)
31) Vol 3: (The Subliminal Verses) - Slipknot (2004)
30) Chocolate Starfish And The Hot Dog Flavoured Water - Limp Bizkit (2000)
29) Black Holes And Revelations - Muse (2006)
28) Mutter - Rammstein (2001)
27) City Of Evil - Avenged Sevenfold (2006)
26) Casually Dressed & Deep In Conversation - Funeral For A Friend (2003)
25) Puzzle - Biffy Clyro (2007)
24) Death Magnetic - Metallica (2008)
23) With Teeth - Nine Inch Nails (2005)
22) Ascendancy - Trivium (2005)
21) The End Of Heartache - Killswitch Engage (2004)
20) Lateralus - Tool (2001)
19) Start Something - Lostprophets (2004)
18) The Poison - Bullet For My Valentine (2005)
17) 21st Century Breakdown - Green Day (2009)
16) All Hope Is Gone - Slipknot (2008)
15) White Pony - Deftones (2000)
14) Hybrid Theory - Linkin Park (2000)
13) Origin Of Symmetry - Muse (2001)
12) The Black Parade - My Chemical Romance (2006)
11) Songs For The Deaf - Queens Of The Stone Age (2002)
10) Leviathan - Mastodon (2004)
09) From Under The Cork Tree - Fall Out Boy (2005)
08) The Blackening - Machine Head (2007)
07) Take Off Your Pants And Jacket - Blink 182 (2001)
06) Toxicity - System Of A Down (2001)
05) Three Cheers For Sweet Revenge - My Chemical Romance (2004)
04) A Beautiful Lie - 30 Seconds To Mars (2005)
03) IOWA - Slipknot (2001)
02) Absolution - Muse (2003)
01) American Idiot - Green Day (2004)

Writer : @Muafiq Rahmat

Minggu, 05 Mei 2013

MK-Ultra Project dan Fenomena Halusinogenik

Ini adalah judul yang sama dengan lagu Muse "MKUltra"  di album The Resistance. Setelah browsing mencari makna lagu ini dan akhirnya ketemu. Dan ternyata MK-Ultra adalah sebuah proyek CIA. Setelah membaca, timbullah berbagai pertanyaan apakah memang MK-ULTRA Project itu mempunyai keterkaitan dengan peredaran obat bius yang saat ini sedang marak di Asia Tenggara. Konspiratif memang, tapi pasti ada alasan rasional di belakangnya. Proyek ini merupakan sebuah proyek yang dijalankan oleh CIA pada tahun 1953 hingga akhir tahun 1960-an, yang bertujuan untuk mencari taktik yang paling jitu dalam melakukan mind-controlling untuk meraih informasi yang berguna bagi Amerika yang saat itu sedang berjibaku dengan kekuatan-kekuatan Komunis dunia. Proyek ini muncul sebagai reaksi terhadap munculnya metode serupa yang dilakukan oleh Sovyet, Cina dan Korea Utara dalam memperlakukan para tahanan perang Amerika di Korea.
MK-ULTRA Project kemudian menghasilkan sebuah formulasi obat bius yang dikenal sebagai LSD. Di era tahun 70-an, LSD juga sangat erat berkaitan dengan kehidupan kaum hippies dan flowers generations yang menentang keras adanya perang Vietnam. Simbolnya sangat terkenal: sex, drugs, and rock&roll. Namun yang menjadi pertanyaan mengganjal di benak saya adalah apakah memang ada keterkaitan antara proyek ini dengan munculnya para kaum hippies tersebut, lalu apa keterhubungannya dengan maraknya pemakaian obat bius di kalangan serdadu US di Vietnam, lalu apa keterkaitannya dengan munculnya drug lord semacam Khun Sa di Kamboja, dan maraknya peredaran obat bius di kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin.
Sisi non-humanis yang muncul dari proyek ini adalah pengambilan sample manusia secara random (baik ia sadari maupun tidak) untuk menjadi “kelinci percobaan”. Bahkan, dalam ulasan wikipedia itu, disebutkan bahwa salah satu “korban” dari proyek ini adalah Frank Olson, seorang biological weapons researcher Amerika. Ia diberikan LSD secara tidak ia sadari, dan kemudian melakukan bunuh diri seminggu setelahnya setelah mengalami depresi halusinasi hebat. Sisi halusinogen yang mendominasi pikirannya lah yang membuatnya ia melompat dari lantai 10 di sebuah gedung bertingkat di New York.
Saya jadi teringat akan fenomena peredaran obat bius di Indonesia, khususnya di Jakarta. Berbagai jenis obat bius, dari yang bersifat anti depresan hingga yang bersifat stimulatif, beredar dengan bebas. Dahulu, sekitar 4 tahun silam, saya menyaksikan langsung bagaimana dampak negatif dari obat bius ini memakan habis kehidupan teman-teman sepermainan saya. Beberapa ada yang bertahan dengan mengikuti serangkaian proses rehabilitasi, akan tetapi tidak sedikit pula yang kehidupannya justru makin terpuruk karena tubuhnya tidak mampu lepas dari godaan zat halusinogen tersebut. Ilustrasi dampak LSD yang diceritakan oleh Wikipedia ini sangat serupa dengan apa yang saya saksikan 4 tahun silam. Sangat mengenaskan, tetapi saya belum bisa melakukan apapun untuk mencegah dampak negatif tersebut.
Sepertinya ada argumen yang berada di balik maraknya peredaran obat bius tersebut. Tadi malam, saya melihat berita tertangkapnya seorang bandar narkoba yang akan mencoba untuk mengekspor ampethamine sebagai bahan baku ecstassy ke Australia. Nilai seluruh transaksinya tidak main-main: sebesar 30 trilyun 400 milyar rupiah. Bisa membeli satu pulau kecil di pasifik selatan. Selama 2 bulan terakhir, media juga getol memberitakan adanya 2 penggerebekan pabrik ecstassy di Indonesia, yang diklaim sebagai yang terbesar di seluruh kawasan Asia Tenggara. Saya makin penasaran untuk meneliti jaring peredaran obat bius di kawasan Asia Tenggara ini.
Apabila ditarik ke dalam pembahasan akademis, isu ini memang masih berada dalam koridor “grey-area phenomena“, sehingga argumentasinya pun masih bersifat sangat vague. Sebabnya adalah minimnya referensi yang membahas topik peredaran obat bius, dan juga isu-isu keamanan non-konvensional lainnya seperti arms smuggling, human trafficking dan money laundring. Dunia akademis menuntut adanya sebuah analogi induktif yang berangkat dari sintesa yang telah ada sebelumnya. Permasalahan peredaran obat bius di kawasan Asia Tenggara menjadi sebuah anomali karena sulitnya untuk mendapatkan data akurat mengenai siapa pemasok utama, berapa jumlah obat bius yang masuk ke Indonesia, dan jaringan-jaringan apa saja yang terlibat.
Asumsi saya kemudian mengarah pada penjelasan dari seorang teman yang pernah bergelut di wilayah abu-abu ini. Ia menceritakan bahwa terdapat 3 tipe dolar yang diedarkan di Asia Tenggara. Pertama, dolar putih. Katanya, dolar ini merupakan uang yang beredar di masyarakat setiap hari dan menjadi alat transaksi umum. Kedua, dolar hitam. Dolar ini menurutnya berasal dari transaksi-transaksi perjudian. Dolar tipe ini biasanya akan berlanjut untuk transaksi money laundring. Dan ketiga, dolar abu-abu. Dolar inilah yang menurut penuturannya berasal dari transaksi obat bius yang beredar setiap hari di kawasan Asia Tenggara. Menariknya, dolar abu-abu yang termanifestasi melalui transaksi obat bius ini merupakan transaksi yang paling “ramai” di Asia Tenggara. Nilai nominal transaksi amphetamine ke Australia seperti yang diberitakan oleh media saja sudah bisa membeli sebuah pulau kecil di Pasifik Selatan. Bagaimana yang tidak ter-cover? Mungkin bisa buat beliin cendol satu provinsi, selama 7 tahun gak putus-putus. hehe.
Asumsi saya kemudian berlanjut mengenai apakah memang Asia Tenggara dikondisikan sebagai lahan yang subur untuk berputarnya uang abu-abu ini, khususnya dalam hal peredaran zat halusinogen? Asumsi ini berangkat dari adanya sejarah MK-ULTRA Project di US, dan munculnya Khun Sa di Kamboja sebagai druglord yang dahulu pernah mendapatkan pelatihan khusus dari CIA untuk menangani ancaman Komunis di kawasan Vietnam Utara. Masalah ini tetap menjadi anomali mengingat belum banyaknya literatur yang membahas secara konkret. Wilayah permasalahan ini masih berada dalam wilayah konspiratif, seperti halnya MK-ULTRA Project yang oleh sebagian kalangan juga disebut sebagai sebuah konspirasi.
Ilmu pengetahuan empirik belum berhasil membuktikan bagaimana kinerja peredaran obat bius di Asia Tenggara ini berjalan. Kondisi anomali yang dimunculkan oleh permasalahan ini menjadi trigger akan munculnya berbagai halusinasi konspirasi bagi beberapa kalangan, yang kemudian mengarahkan fenomena ini menjadi sebuah fenomena yang halusinogenik. Konspirasi menjadi layaknya sebuah zat halusinogen yang menghantui upaya pembuktian induktif dari suatu anomali. Bahkan, hakikat konspirasi itu sendiri pun patut dipertanyakan. Apakah konspirasi juga merupakan bagian dari sebuah konspirasi? Hanya Yang Maha Tahu-lah yang mengetahui hal ini. Kita hanya berupaya untuk tidak terjebak dalam main-set halusinogen tersebut, dan terus mencari argumentasi rasional yang menopangnya untuk dapat mengangkat masalah ini ke tataran non-halusinogenik.

Dibalik penamaan penyakit Stockholm Syndrome

ISTILAH “Stockholm syndrome” muncul pertama dalam sejarah psychology modern, setelah peristiwa perampokan bersenjata yang dilakukan oleh Jan Erik Olson, dengan menyandera pegawai “Kreditbanken” di jantung kota Stockholm selama enam hari (tgl. 23 - 28/08/1973). Belum setengah jam setelah kejadian, Polisi Swedia mengepung. Olson menembak seorang anggota Polisi yang merambah masuk. Anggota polisi yang luka tembak diselamatka, sementara itu, para sandera diperintahkan duduk di kursi dan Olson menyanyikan lagu “Lonesome Cowboy” guna menghiburnya.

Ulah penyandera bikin pihak berkuasa dan Polisi geram dan marah, apalagi Olson menelefon Perdana Menteri Swedia, Olof Palme, yang nadanya mengancam akan membunuh semua sandera sambil mendengarkan suara jeritan, kalau tuntutannya tidak dipenuhi. Olof Palme sempat menyatakan rasa kesalnya atas sikap Polisi yang dinilai kurang agresif yang seolah-olah membiarkan perampok bebas dan para sandera menderita. Padahal sesungguhnya, Polisi sedang menyususn taktik dan negosisasi dengan penyandera dengan maksud mengelak terjadi kontak senjata dan korban jiwa.

Dalam rentang enam hari itu, yang dihadapi serentak oleh penyandera ialah Penguasa, Polisi serta para sandera. Olson berhasil membangun rasa persahabatan -musuh yang mesti dimusuhi- saling percaya, mengubur kebencian dan merapatkan emosinya dengan para sandera. Hubungan emosi yang diciptakan Olson tak ubahnya seperti “emosi atau naluri anak baru lahir untuk membentuk suatu emosi yang akrab dengan orang dewasa, saling mengenal dan menghargai.” Frank M. Ochberg & David A. Soskis. “Victims of Terrorism”. Boulder Colorado: Westview Press, 1982. Penampilannya intelek, prilakunya menarik dan dalam situasi yang genting, Olson menyanyikan lagu Roberta Flack’s berjudul: “Killing Me Softly” yang membuat para sandera merasa kagum dan simpatik kepadanya.

Pada 26. Agustus, Polisi coba melobangi dinding dengan perkiraan bisa menditeksi posisi sandera dan penyandera, tapi gagal. Pada 28 Agustus, dalam pembicaraannya dengan Perdana Menteri Swedia, Olson mengancam membunuh para sandera dengan memakai gas. Dia menyandera 4 orang dalam bilik jerjak besi dan meminta tebusan supaya rekannya (Clark Olofson yang meringkuk dalam penjara), dihantar ke sana dengan membawa uang tiga million Kronor ($730,000 US 1973), dua pucuk senjata lengkap dengan peluru, pakaian tahan peluru dan mobil cepat. Bagaimana pun, atas izin dari pihak Penguasa dan Dinas inteligen, Olofson akhirnya diangkut dan masuk Bank bersama beberapa personil Polisi sebagai negosiator. Olson dan Olofson menghalangi Polisi merapat ke ruang jerjak besi, tempat 4 orang sandera. Juru runding setuju memenuhi semua perintah Olson, termasuk memberi sebuah mobil cepat untuk melarikan diri, tapi tidak mengizinkan membawa serta 4 orang sandera, jika mau selamat. Satu jam setengah kemudian mereka menyerah.

Kristin Enmark, seorang sandera mengaku bahwa mereka merasa lebih terjamin dan selamat bersama Olson dan Olofson. Rasa simpatik, bukan saja diperlihatkan selama disekap enam hari, melainkan juga di luar, sesudah mereka bebas. Para sandera sering mengunjungi, mengirim kartu ulang tahun, mengantar makanan ke Penjara. Selama 10 tahun meringkuk dalam Penjara, Olson banyak menerima surat simpatik dari wanita-wanita yang pernah dikenalnya selama ini, bahkan berjanji kepada salah seorang, bila sampai saatnya nanti, akan mengajaknya untuk melakukan ‘unlawful activities’. Kristin Enmark berjumpa dan menganggap bekas penyanderannya itu sebagai teman akrab dan menyatu dalam famili Kristin Enmark. Semua ini Olson lakukan, berkat inspirasi dari film Norrmalmstorg, dibintangi oleh HÃ¥kan Lindhé yang disiarkan TV Swedia pada August 29, 2003.

Inti dari “Stockholm syndrome” ialah: gejala atau perubahan prilaku jiwa orang-orang yang disandera, dirampas kemerdekaannya, dizalimi, diteror dan trauma berubah secara ektreem dari rasa membenci menjadi cinta dan simpatik kepada penyandera mereka. “Unsur yang paling penting dalam “Stockholm Syndrome” ialah: tidak didapatinya perkataan kasar dan penjagaan ketat dari penyandera, sehingga lebih mudah dimengerti, mengapa ada sokongan para sandera, cinta dan merasa saling ketergantungan sesama mereka. Setiap syndrome mempunyai beberapa gejala, tapi “Stockholm Syndrome” merupakan pengecualian.” Dr. Joseph M Carver, PhD. “Love and Stockholm Syndrome”. Korban “Stockholm syndrome” sama sekali tidak menyadari kalau mereka dalam aksi penjagaan. Inilah yang kebanyakan terjadi dalam ‘psychologically traumatic situations’ dimana mereka tidak pernah tahu epilognya. “Stockholm Syndrome” menyertakan ikatan emosional yang dalam dan saling memerlukan.” Dee L.R. Graham, Edna Rawlings, Nelly Rimini. “The Stockholm Syndrome: Not Just For Hostages.”

Gejala (sympthom) kejiwaan ini menjadi objek menarik untuk dikaji dalam laboratorium psykology. Bayangkan saja, mereka justeru lebih takut kepada polisi yang kemungkinan menambah runyam masalah oleh sebab menggunakan pendekatan kekerasan dalam menyelesaikan kasus ini. Yang tidak kurang menariknya adalah: “They clearly sympathized with their captors, which has led to academic interest in the matter.” Kriminolog Nils Bejerot. Berdasarkan analisis psycholog ini disimpulakn bahwa: Natascha Kampusch (10 tahun) yang diculik oleh Wolfgang Priklopil selama delapan tahun di Austria, menderita “Stockholm syndrome.” Dia sukar menyembunyikan rasa sedih dan simpatik kepada penculiknya yang mati bunuh diri. Begitu pula Patty Hearst, pewaris millioner, diculik oleh “Symbionese Liberation Army.” Setelah dua bulan, Patty ikut serta menyusun strategi perampokan yang dilakukan bersama. Pengacaranya gagal membela, kalau kliennya mengidap “Stockholm syndrome”. Kemudian Patty sadar dan meminta pengurangan hukuman kepada Presiden Jimmy Carter tahun 1979 dan barulah menerima pemaafan dari Presiden Bill Clinton.

“Stockholm Syndrome” bisa saja terjadi dalam lingkungan keluarga dan hubungan persahabatan. Charles T. Brusca malah lebih jauh mengaitkan dengan politik dan ideologi. “Rentang masa yang panjang, memungkinkan mereka merapatkan emosi dan rasa ‘human being’ antara para sandera dengan penyandera, terutama saat berhadapan dengan masalah politik atau ideology. Ianya bisa berubah menjadi familiar, bertukar pandangan dan sejarah mereka menentang penguasa. Sampai akhirnya percaya, bahwa penyadera itu berada pada posisi yang benar.” Charles T. Brusca “Psychological Responses to Terrorism.”

Demikianlah duduk perkaranya. Jadi, “Stockholm syndrome” merupakan suatu pengajaran penting tentang prilaku labil (multi dimensi) manusia . Apalagi jika dikaitkan dengan politik dan ideology. Rasa dendam dan kebencian terhadap seseorang atau satu kelompok, karena terbukti telah melakukan kejahatan kamusiaan yang menghancurkan martabat dan peradaban manusia, bisa bertukar menjadi idola, hormat, tempat mengadu dan simpatik kepada sipenjahat kemanusiaan itu, bahkan untuk menyatakan kesetiaannya, mereka memilih sipenjahat itu menjadi Imamnya (pemimpinnya).

Senin, 29 April 2013

Makna Kata "SONTOLOYO" dan "BAJINGAN" Sesungguhnya

Mungkin telinga kita pernah mendengar kata kata sontoloyo atau bajingan, uuups mungkin buat kebanyakan orang dua kata sontoloya dan bajingan memiliki arti kata negatif. Padahal arti sesungguhnya tidak demikian.
Makna atas suatu kata bisa berbeda ditiap daerah.  Pada postingan ini admin coba terangkan dikit deh yang sepengetahuan admin Cybermales. Mungkin buat sahabat yang berasal dari pulau jawa pasti sudah pada tahu, tapi buat sahabat nusantara lainnya tidak salah mengerti makna kata SONTOLOYO dan BAJINGAN yang sesungguhnya.

1. Kata Sontoloyo

Menurut kamus besar bahasa Indonesia "SONTOLOYO" bermakna “ konyol, tidak Beres, dan bodoh. Kata yang dipakai sebagai kata makian.  Ada tersisip makna kekesalan bagi yang mengucapkannya.

Padahal dalam bahasa Jawa, Sontoloyo adalah sebuah nama julukan  atau profesi  bagi seseorang atau lebih yang menggembala bebek, dalam bahasa jawanya : "wong sing angon bebek". Biasanya orang yang disebut sontoloyo menggunakan atribut kurang lebih begini:

- Memakai caping (topi khas di sawah bentuknya seperti corong) untuk melindungi diri dari panas terik maupun hujan.

- Membawa tongkat tipis tapi panjang dan diujung tongkat ada plastik atau apapun itu yang bentuknya seperti rumbai-rumbai yang melambai-lambai. Ini dimaksudkan untuk memudahkan menggiring bebek-bebek sampai tujuan dan tidak tercerai-berai.

arti kata sontoloyo sesungguhnya

Tugas dan tanggung jawab  Sontoloyo

Sontoloyo harus bertanggungjawab atas semua bebek yang digembalakannya. Bentuk tanggungjawab ditunjukkan dengan bagaimana seorang sontoloyo itu mengarahkan bebek2nya untuk dapat mencari  makanan dan berkembang biak sebanyak-banyaknya. Dia mencarikan tempat yang terbaik bagi para bebek yang ditempat tersebut para bebek dapat makan dengan nyaman, dan tidak terusik oleh siapapun.

Ketika menggiring para bebek, dia berada di belakang para bebek, atau dengan kata lain, sontoloyo itu selalu memperhatikan bebek yang berada paling belakang karena biasanya bebek yang jalannya lambat kalau tidak diawasi dengan baik, bebek yang suka jalan di belakang ini bisa-bisa kabur atau bahkan mungkin dimakan ular sawah tanpa sepengetahuan si sontoloyo.

Seorang sontoloyo juga bertanggungjawab untuk memasukkan para bebek kembali ke kandang di malam hari. bahkan kalau ada bebek yang kelihatan kurang sehat, maka sontoloyo akan bilang ke juragan bebek untuk minta uang dan beli obat. Kemudian bebek diobati, si sontoloyo pun berdoa semoga si bebek tidak apa-apa dan cepat sembuh.

Keesokan harinya, seorang Sontoloyo harus bersiap-siap untuk kembali menggembalakan para bebek yang sudah kelaparan. Tapi biasanya sebelum berangkat, sontoloyo memeriksa kandang dan biasanya memunguti telur bebek yang ditelurkan para bebek dalam semalam ini. Telur-telur itu di kumpulkan kemudian diserahkan ke juragan bebek yang kemudian sontoloyo akan mendapatkan bagian dari bagi hasil dengan juragan bebek selain upah yang diterimanya. Itulah yang namanya sontoloyo. Perihal kemudian istilah sontoloyo itu dijadikan ungkapan untuk memaki orang itu adalah merupakan perkembangan yang tentunya tidak ada hubungannya dengan tulisan ini.

2. Kata Bajingan

Bajingan adalah sebuah istilah kata yang muncul di tanah Jawa untuk menunjuk seorang pengendara gerobak sapi. Lantas kenapa istilah bajingan kemudian bergeser menjadi sebuah kata makian,  padahal kata itu adalah merujuk sebuah profesi seseorang.

Dahulu kala pada tahun 1940 an, di daerah  Banyumas sarana transportasi sangat sulit untuk ditemui. Masyarakat yang ingin berkegiatan di kota seperti berdagang, atau hanya mejeng biasanya menggunakan jasa gerobak sapi.

Pada saat itu bajingan merupakan satu satunya alat transportasi yang bisa diandalkan oleh masyarakat pinggiran untuk membawa mereka ke kota, selain berjalan kaki tentunya.

Namun  kedatangan bajingan ini tidak tentu ditempatnya, bisa siang hari, pagi hari, bahkan tengah malam. Karena ketidakpastian waktu tersebut, masyarakat yang ingin numpang gerobak sapi terpaksa jalab kaki jika tidak berjumpa bajingan.
arti kata bajingan sesungguhnya

Nah karena itulah  keluar kalimat sedikit sindiran atau umpatan seperti ini : “Bajingan suwe temen sih tekane!” ( bahasa jawa ) yang artinya :  "Bajingan lama banget sih datengnya". Dari situ bajingan mengalami pergeseran makna menjadi kata umpatan.

Dahulu pun, umpatan bajingan hanya digunakan sebagai analogi atas keterlambatan sesuatu atau seseorang, misalnya “Sekang ngendi bae koe, suwe temen sih kaya bajingan” yang artinya : Darimana aja kamu, lama bener kayak bajingan. Namun, pada masa sekarang bajingan menjadi kata umpatan yang lebih umum dan tidak merujuk pada kekesalan mengenai keterlambatan atas sesuatu.

Kesimpulannya :
"SONTOLOYO" sejatinya adalah sebutan untuk "PENGGEMBALA BEBEK" atau orang-orang yang dengan setia menggiring bebek dari pagi sampai sore ke daerah perairan sekaligus mengumpulkan telur-telurnya.

BAJINGAN sendiri adalah sebutan bagi KUSIR GEROBAK ( Pedati ) yang ditarik oleh Lembu. Sebutan Bajingan tidak berlaku untuk gerobak/pedati/sado yang ditarik oleh kuda.

Menilik masing-masing arti tersebut jelas tidak ada hal yang salah atau buruk. Namun demikian karena SONTOLOYO dan BAJINGAN sudah menjadi idiom yang menggambarkan hal-hal negatif, kedua komunitas itupun sekarang sudah tidak pernah lagi disebut demikian. Bahasa penyebutannya tidak lagi memiliki kekhasan kultural alias berlaku secara umum. Contohnya SONTOLOYO ya disebut Wong angon bebek.

Padahal komunitas asli SONTOLOYO dan BAJINGAN dalam arti seseungguhnya adalah orang-orang bersahaja yang bekerja menghabiskan tenaga serta waktu untuk menghidupi keluarganya tanpa pernah mengambil hak orang lain. Rasanya sangat tidak tepat bila menyebut PEMERKOSA atau PERAMPOK dengan sebutan BAJINGAN. Kasihan BAJINGAN aslinya. 
sumber : http://aspal-putih.blogspot.com/2013/03/inilah-makna-kata-sontoloyo-dan.html

Minggu, 10 Maret 2013

==Indahnya Kebersamaan PK2 ==



==Indahnya Kebersamaan PK2 ==

Jumat, 08 Maret 2013

Spongebob Sebenarnya Membenci Illuminati

ika agan bilang spongebob salah satu anggota illuminati berarti anda harus banyak belajar atau bahasa kasar nya anda bodoh. kartun Spongebob Sebenarnya Membenci Illuminati Mari kita kupas tuntas.



Gambar Pertama

Gambar ini menunjuk kan gerbang bermata satu mungkin seperti kerajaan illuminati tapi coba agan pikir yg di dalem nya pasti agan pernah kan nonton episode ini dalem nya ada sih tuan magic yg menebar kebohongan dan menggunakan perantara visual itu berarti menandakan illuminati menebar kebohongan dan pengecut yg beraninya bersembunyi jika agan blom tau silahkan nonton dulu spongebob episode ini


Gambar Kedua

Agan liat di gambar 2 saat spongebob ketakutan dan membuat semua nya berantakan kecuali patung illuminati tersebut itu menandakan
salah satu metode illuminati mereka memanfaatkan orang yg bodoh untuk menghancurkan dunia dengan doktrin doktrin mereka dan 1 point illuminati tidak ada campur tangan


Gambar Ketiga

Di gambar 3 agan melihat spongebob dan patrick sedang ketakutan dan di belakang nya ada illuminati itu menandakan bahwa illuminati walau pun hanya diam dapat membuat kita takut dan kita akan membuat dunia berantakan dengan ketakutan kita jadi kita harus enjoy dengan illuminati karena ini satu satu nya metode paling ampuh yg pernah di lakukan illuminati


Gambar Keempat

Di gambar 4 agan melihat 2 orang dungu yg sedang berbicara dengan anggota illuminati pasti agan bilang wah ini salah satu metode illuminati berarti anda bodoh coba anda lihat sampai habis episode ini pada akhir nya kedua orang dungu ini (spongebob dan patrick) dapat membodohi semua anggota illuminati dengan sebuah kaus kaki menandakan bahwa illuminati orang yg teramat amat amat bodoh yg bisa di bodohi oleh orang paling bodoh

INI DIA YG TERAKHIR


jika agan bilang plankton adalah salah satu naungan illuminati berarti agan harus berobat kedokter dulu chek otak agan.

baik lah agan pasti tau bahwa plankton ini orang paling jahat dan di benci di bikini bottom dan misi utama plankton adalah ingin mencuri resep kraby patty dan ingin menguasai dunia kedua misi ini sudah sering di beberkan di film spongebob itu menandakan bahwa illuminati adalah orang jahat yg hanya ingin mencuri dan ingin menguasai dunia di bawah naungan mereka

FAKTA TS = kenapa film spongebob lebih di minati orang dewasa ketimbang anak anak riset ini sudah saya pikirkan sejak lama menurut saya film spongebob di buat sedemikian rupa agar di sukai orang dewasa dan menurut saya banyak juga kata kata dari karakter di film spongebob yg bermakna berat yg anak kecil belum tentu mengerti!

mungkin mereka membuat film spongebob agar di minati oleh kalangan dewasa yg lebih mengerti dan lebih faham ketimbang anak kecil

karena ini lah mungkin di film spongebob di sisipkan arsip arsip illuminati dan tentang keburukan illuminati.

tapi FAKTA ini masih “Mungkin”

Lambang Iluminati di Coboy Junior

Assalamualaikum Wr Wb


Kali Ini Saya Akan Memberikan Informasi yang Berjudul Lambang Iluminati Di Coboy Junior ,

Iluminati Adalah Gerakan yang di Buat berdasarkan perintah Dajjal kepada pengikutnya pada Masa Nabi Ibrahim alaihi salaam lalu Berkembang Hingga kini Tahun 2013Masehi.

Sekarang lambang Iluminati Banyak Kita Jumpai Di kalangan Artis Bahkan Katanya Sih Ada Lambang iluminati Di Uang 10 ribu
Kali Ini Coboy Junior Yang Menmbentuk Lambang Iluminati Dengan Mata 1 nya Terutama Si Aldi Fatih Aldi Coboy Junior Tanpa Panjang Lebar Mari Lihat Foto Foto Mereka Cekidot :


Nah Ini Dia Foto Alvaro Maldini Coboy Jr Lihat Dia Foto Membentuk Segitiga Dan Mata 1 nya Di Tutup

Mari Kita Lihat gambar Yang lain :


Lagi Lagi Alvaro Maldini Yang Membentuk Lambang iluminati Mari Kita Lihat Gambar Yang Lain lagi


Kali Ini Alvaro Maldini Dan Si Bastian CJR kalo Si Kiki CJR Dia Menunjukan Mata 1 Akan Tetapi Ia Tidak Membentuk Lambang Segitiga

Next Kita Lihat Lagi Gan Gambar Yang lain :


Lagi Lagi Alvaro Maldini Yang Membentuk Lambang Iluminati

Perlu Diingat Mata 1 adalah Ciri Ciri Dajal ,, Hal Itu Juga Telah Desebutkan Di Dalam Hadist Rasullulah
Ok Sekian Artikel Saya yang Berjudul Lambang Iluminati Di Coboy Junior Semoga Artikel Ini Bermanfaat
Bagi Agan Agan Semua ,, dan bila ada yang merasa tersinggung atau gimanaaaaa gituuu,,,,,,saya minta maaf yang sebesar-besarnya,,,,,,,,,,artikel ini hanya sebagai bacaan sadja................... woke???? sorry y.......
Wassalam

Misteri Lambang Iluminati di Uang 10.000 an

1. Siapkan uang Rp.10.000 yang bergambar Sultan Machmud Badarudin


2. Lalu lipat uangnya dari atas ke depan


3. Lipat juga bagian bawah ke depan


4. Lalu kita putar 180 derajat uang yang sudah dilipat tadi. dan lihatlah !


Segitiga yang terbentuk pada hasil lipatan tadi persis seperti:



Dengan lambang tulisan yang bentuknya bundar dan muter-muter seperti membentuk "mata" iluminati seperti pada uang dollar amerika :


Kemudian jika kita teliti & terus cermati gambar yang ada di pinggir gambar segitiga "illuminati" yang ada di uang Rp.10.000 kita, kita akan menemukan gambar:


Gambar yang ada dalam lingkaran merah itu adalahDewa Mataharidalam mitologi Satanis:


Apakah Mata Uang dinegara tercinta kita Indonesia ini sudah dibawah kekuasaan Kaum Zionis Satanis..??

Senin, 04 Maret 2013

Sejarah Onthel


Sejarah sepeda lawas bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes.
Keduanya belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu. Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi.

Hobby Horses dan juga Celeriferes, belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu.
Meski begitu, mereka cukup menolong orang-orang – pada masa itu – untuk berjalan. Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Baron Karl Von Drais.
Von Drais yang tercatat sebagai mahasiswa matematik dan mekanik di Heidelberg, Jerman berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya.
Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817.
Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya.

Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat.
Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat.
Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan. Pada tahun 1839, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada.
Hobby Horses dan juga Celeriferes, belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu.

James Starley membuat sepeda roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil dan berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent.
James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil.
Sepeda jenis ini sangat populer di seluruh Eropa. Sebab Starley berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent.
Sampai kini, kedua teknologi itu masih terus dipakai. Buntutnya, sepeda menjadi lebih ringan untuk dikayuh.
Sayangnya, sepeda dengan roda yang besar itu memiliki banyak kekurangan. Ini menjadi dilema bagi orang-orang yang berperawakan mungil dan wanita. Karena posisi pedal dan jok yang cukup tinggi, mereka mengeluhkan kesulitan untuk mengendarainya.

John Kemp Starley membuat sepeda yang lebih aman untuk dikendarai, sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.
Sampai akhirnya, keponakan James Starley, John Kemp Starley menemukan solusinya. Ia menciptakan sepeda yang lebih aman untuk dikendarai oleh siapa saja pada 1886.
Sepeda ini sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.
Namun penemuan tak kalah penting dilakukan John Boyd Dunlop pada 1888. Dunlop berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire).
Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda berhasil diciptakan. Seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan.
John Boyd Dunlop, berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire).

Foto sepeda onthel di Sibolga, Sumatera Utara
Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh kaum penjajah, terutama Belanda. Mereka memboyong sepeda produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi berdarah biru. Akhirnya, sepeda jadi alat transport yang bergengsi.
Pada masa berikutnya, saat peran sepeda makin terdesak oleh beragam teknologi yang disandang kendaraan bermesin (mobil dan motor), sebagian orang mulai tertarik untuk melestarikan sejarah lewat koleksi sepeda antik. Rata-rata, sepeda lawas mereka keluaran pabrikan Eropa. Angka tahunnya antara 1940 sampai 1950-an. Dan mereka sangat cermat dalam merawatnya.
Dayton Bicycle, Sepeda Onthel Dayton
Pasa masa kini, sepeda lawas alias kuno makin banyak diminati. Selain sebagai hobi, juga kadang sebagai aset karena semakin kuno akan semakin langka dan mahal.
Kini juga banyak klub-klub dan komunitas sepeda kuno dari berbagai daerah di Indonesia, tersebar dari Sabang hingga Merauke yang jumlahnya ratusan komunitas, itupun hanya yang sempat terpantau dan terdaftar, belum lagi masih banyak yang tidak terdaftar atau ikut organisasi dibawah naungan KOSTI (KOmunitas Sepeda Tua Indonesia).

Sepeda yang dimiliki klub ini sangat berbeda dengan sepeda kuno yang banyak dijadikan ojek. Kalau ojek-ojek itu kebanyakan sepeda model kuno keluaran Cina atau Jepang. Di masyarakat kita, sepeda lawas itu dikenal dengan beberapa sebutan, seperti ontel, jengki, kumbang, sundung dan masih banyak julukan kata-kata lainnya seantero Indonesia.

Kamis, 15 November 2012

Bagi Anda-anda yang penasaran mengapa peradaban Jawa masih tetap bertahan sampai sekarang? Ssst ini rahasianya jangan bilang-bilang yah. Budaya, adat istiadat, bahasa, tradisi, cara hidup orang Jawa saat ini bisa ditarik sampai ribuan tahun lalu. Kalau aku menghitungnya tidak salah, pada zaman nabi Muhammad pun peradaban Jawa sudah ada, karena ada candi yang diperkirakan dibangun sekitar abad 4-5. Kalau dibandingkan dengan relief di candi, cara hidup orang Jawa tak terlalu jauh berbeda, buktiin deh di candi Prambanan.  
 Bahasa mungkin berubah jauh tapi akarnya tetap sama (bahasa Jawa kuno – bahasa Jawa tengahan- bahasa Jawa modern, huruf sansekerta – huruf palawa- huruf Jawa) bahkan banyak istilah bahasa Jawa kuno yang masih digunakan sampai saat ini minimal buat nama. Salah satunya istilah Mataram. Di beberapa  prasasti  Candi menyebut mataram untuk mengacu nama daerah di Jawa. Nah istilah bumi Mataram itu masih dipakai sampai sekarang untuk menyebut wilayah di Yogyakarta. Misal kethoprak mataraman (mengacu kethoprak gaya Jogja), panah gaya mataraman (olah raga panahan gaya Jogja, pemanahnya duduk bersila) dll.
Terus rahasianya apa dong? Ya karena wong Jawa tidak anti perubahan zaman. Wong jawa dibekali kemampuan untuk dinamis tapi tanpa meninggalkan ke-jawaannya, bingung yah hehehe…
Gini deh kukasih contoh, anak muda sekarang baru pada demen hip-hop, nah seniman-seniman Jogja juga bisa hip-hop tapi tetap nJawani. Lagu hip-hopnya pun tak sembarang tapi juga punya misi, mengkritik penguasa hehehe… daripada demonstrasi anarkis mending hip-hopan to?
Ini neh contohnya lagu hip-hop dari java hip-hop foundation ( boleh enggak yah kalo kusebut hip-hop mataraman) coba tebak deh maksud liriknya apa
Lirik lagu Song of Sabdatama berbunyi,
We are from Jogja, The heart of Java, Our rhyme is mantra, Flows down like lava.
We are from Jogja, The heart of Java, Our culture is weapon, Yeah, this Song of Sabdatama.
Merapi ya iku, Keraton ya iku, Segara ya iku, Pancer ing Tugu, Mijil tuwuh saka kono dumunungku, Yo Ngayogyokarto Hadiningrat Negeriku, Nagari gemah ripah kang merdika, Kaya kang kaserat ing Sabdatama, Merapi ngelingake marang ing gusti, Segara ngelingake kudu ngidak bumi.
Ngono kuwi jiwa Jawi, Manunggaling kawula Gusti, mBalung sungsum pada diugemi, Minangka tekad dadi sesanti, Sadumuk bathuk sanyari bumi, Ditohi pecahing dada luntaking ludira nganti pati, Negeri merdika bakal tak belani.
Merapi horeg, laut kidul gedeg, Angin ribut, udan bledek, Tanda bumi reresik nandang gawe, Marang donya lan manungsane, Marang sedulur sikep kudu ngajeni lan ngopeni, Bumi pertiwi adalah saudara kami, Yang harus dijaga dan dihormati, Menerima sekaligus member, Budaya adalah senjata, Memanusiakan manusia, Bangun jiwanya, Bangun raganya, Sentausa dalam puspa warna.
In our land where we stand, Never afraid coz we all friends, We may vary but hand in hand, Appreciate and understand, Why democracy if occupied by oligarchy?, Nggo opo demokrasi nek mung ngapusi?, Why religion if only to kill humanity?, Nggo apa agama nek mung mateni, Hey oxymoron, you don’t need to teach me, Rasah nggurui merga ora migunani, What Jogja want is harmony in diversity, Urip iku amrih nemu harmoni, We don’t care of what you say, Your ridiculous words will go away, Coz in this land where we stand, We’ll fight to the death until the end.
Bagi yang tidak menguasai bahasa Jawa, Inggris atau Indonesia, neh aku dah bikin terjemahannya tapi sorry kalau banyak yang meleset, maklum bukan ahli bahasa hahaha… (kalau ada yang salah mohon diralat)
Lirik Song of Sabdatama
Kami dari Jogja, Jantungnya Jawa, Syair kita adalah mantra, mengalir seperti lahar
Kami dari Jogja, Jantungnya Jawa, Budaya senjata kita, Yeah, ini lagu tentang Sabdatama.
Merapi adalah, Keraton adalah, Laut adalah, berpusat di Tugu, lahir besar dari sana asalku, yaitu Ngayogyakarto Hadiningrat Negeriku, Negeri gemah ripah yang merdeka, seperti yang tertulis di Sabdatama, Merapi mengingatkan pada Tuhan, laut mengingatkan harus menginjak bumi.
Seperti itu jiwa Jawa, bersatunya rakyat dan raja, menjadi tekad bersama, peribahasa “sadumuk bathuk sanyari bumi, ditohi pecahing dada luntaking ludira ngati pati” (sejengkal tanah pun akan dipertahankan sampai titik darah penghabisan), Negeri merdeka bakal ku bela selalu
Merapi bergetar, laut selatan geleng kepala, angin ribut, hujan petir, tanda bumi sedang bersih-bersih, terhadap dunia dan manusianya, kepada saudara harus menghormati dan merawat, Bumi pertiwi adalah saudara kami, Yang harus dijaga dan dihormati, Menerima sekaligus memberi, Budaya adalah senjata, Memanusiakan manusia, Bangun jiwanya, Bangun raganya, Sentosa dalam puspa warna.
Di tanah kami dimana kami tinggal, tidak pernah takut karena kita semua teman, kita boleh berbeda tapi tetap bersatu, saling menghargai dan mengerti, Mengapa demokrasi diokupasi oligarki?, untuk apa demokrasi kalau cuma untuk menipu, Untuk apa agama jika saling membunuh, Hey  Oxymoron (=bodoh mungkin), kau tak perlu mengguruiku. Tidak usah menggurui karena tidak berguna, Apa yang Jogja inginkan hanyalah harmoni di keberagaman. Hidup itu bertujuan menemukan harmoni. Kami tak peduli apa yang kau katakan, Perkataan menggelikanmu akan menguap begitu saja. Karena di tanah ini dimana kami berdiri, kami akan berjuang mati-matian sampai akhir.
Oh ya sabdatama itu semacam dekrit presiden. Sabdatama umumnya dikeluarkan oleh raja Jogja hanya sekali . Sultan HB IX mengeluarkan sabdatama saat mengumumkan bergabung dengan RI, dan baru-baru ini Sultan HB X juga mengeluarkan sabdatama yang menjadi inspirasi lagu di atas. Bunyi sabdatamanya apa dan bagaimana lagunya di- googling aja yah hehehe….