Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Music. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juni 2013

Gitar-Gitar Matt Bellamy (Vokalis dan Gitaris "Muse" )

Gitaris Sekaligus Vokalis Muse, Matthew Bellamy, mempunyai sejumlah gitar yang unik dan aneh yang akan membuat kita penasaran. Gitar-gitar inilah yang bisa membuat Matt Bellamy mengeluarkan suara-suara aneh dan berbagai macam efek lainnya. Berikut adalah beberapa gitarnya :

Red Glitter Manson 
Status : masih dipakai
Merupakan gitar baru dari Hugh Manson yang menggunakan Kaoss Pad, setelah M1D1 Manson, menggunakan bridge pick up dan sustainer system seperti Black Kaoss Manson, tetapi dengan tampilan yang menarik.Awalnya Matt Bellamy menginginkan gitar dengan tampilan yang memanjakan mata dan Hugh Manson mewujudkannya dengan menambahkan glitter bewarna pink yang terinspirasi dari kartu natal.Gitar replika asli dari Red Glitter Manson dapat dibeli di Manson Online Shop dengan harga £ 3,199. Jikan ingin dibuilt in sebuah MIDI Screen harga menjadi £ 3,499. Dan untuk menambahkan Alloy Machine Head seperti pada Silver Manson dan Ali Top Manson harga bertambah £ 200.Gitar ini pertama kali digunakan di Rockhal Festival di Luxemburg pada 26 Mei 2007. Red Glitter Manson pernah mengundang perhatian para fans setelah Matt menghantamkannya ke Amplifiyer di Zaggreb Cibona Hall, tetapi kembali digunakan tanpa kerusakan sedikit pun. Selain itu Matt juga pernah mencoba menghancurkan gitar ini di Brisbane Riverstage, Australia. Beberapa fans mengantakan necknya telas lepas dari body gitar. Setelah peristiwa itu, Red Glitter Manson digunakan kembali di KROQ Acoustic Christmas pada Desember 2007. 
007 Manson 
Status : masih digunakan  
Matt Bellamy meminta Hugh Manson apakah bisa mem-built in gitar dengan sebuah whammy pedal, dia menjawab tentu bisa. Percobaan pertama dia menggunakan whammy pedal sungguhan yang dipreteli dan ditanam ke dalam sebuah gitar. Berhasil memang, tapi hanya dapat bertahan 40 detik dengan full battery. Kemudian dia menggunakan whammy pedal modern, yaitu MIDI controller system, dan Hugh Manson meminta bantuan seorang teman untuk dapat mengatur MIDI Controller tersebut dari gitar. Lalu dia menggunakan linear port dari samping keyboard menjadi MIDI Controller dan menambahkan microprossesor untuk mengontrol whammy. Untungnya, alat itu tak hanya bisa mengontrol whammy saja, tapi juga dapat mengontrol Kaoss Pad dan lampu untuk naik turun. Dan 007 Manson menjadi gitar pertama didunia yang menggunakan MIDI Controller, di seluruh dunia. Gitar ini juga digunakan dalam video klip Time is Running Out. Para fans mengenal gitar ini dengan nama Black Manson. Pada Absolution Tour DVD, terdapat sedikit potongan ketika Muse memainkan ending dari Stockholm Syndrome (hidden track The Groove at Cincinnati, San Diego) pada acara Brick by Bricks di sebuar bar kecil di Amerika. Ketika keluar dari panggung Matt Bellamy melempar gitar ini ke dalam tong sampah. Sialnya, ada seorang pria yang mengambilnya dan nekat membawanya pulang. Tapi akhirnya gitar itu kembali kepada Matt Bellamy. 
Bomber Manson 
bmStatus : diistirahatkan  
Matt Bellamy menginginkan gitar baru dengan bridge tremolo (abdon). Dan Hugh Manson menambahkan chrome plate pada body guitar. Dia juga menambahkan mur (rivets) pesawat untuk memberikan kesan World War II pada tahun 1945 pada gitar ini. Dan sentuhan akhirnya, dia memberikan air brush dengan effects bluey purple, cukup keren. Dan terciptalah gitar dengan bentuk menyerupai sapap pesawat B52 Bomber. Gitar ini terdapat di US version dari video klip Hysteria dan Starlight. MIDI Strip gitar ini diambil dari JP-8000 keyboard. Dan menjadi satu-satunya Manson Guitar yang menggunakan neck gitar merk lain, yaitu Ibanez Superstat. 
M One D One Manson 
Status : patah dibanting  
M1D1 Manson adalah gitar yang Hugh Manson untuk direview di majalah Guitarist Magazine. Nama M1D1 Manson berasal dari seseorang yang bingung menafsirkan kata ‘Midi’ menjadi ‘M1D1′. Aslinya gitar ini milik Hugh Manson, tetapi dibeli oleh Matthew Bellamy buat koleksi. Gitar ini telah remuk saat Matt membantingnya di Fuji Rock Festival tanggal 27 July 2007 setelah lagu Stockholm Syndrome. Gitar yang telah patah ini sekarang dipajang di Manson Guitar Shop di Exeter, barangkali ada yang mau mampir. M1D1 Manson memulai debutnya di Milan tanggal 7 Juni 2006. Rumornya, gitar ini sering membuat malu Matt karena sering mal-fungtion atau hang jika dalam istilah komputer. Contohnya ketika New Born live at Eden Project 2006. Memang bukan cuma M1D1 Manson, tetapi 007 Manson pun pernah mengalaminya saat Stockholm Syndrome live at Imola, Spain 2004. Untung kru Muse cepat tanggap dan langsung mengganti gitarnya menjadi Silver Manson. 
7 Sring E Manson 
Status : masih dipakai  
Gitar ini aslinya adalah pesanan seseorang musisi jazz yang entah mengapa tak pernah diambil. Gitar ini memakai 7 senar dan tanpa bridge pick up, hanya neck pick up dan sebuah bridge transducer (7 strings) custom made dengan Mike Christian Saddless. Matthew Bellamy suatu ketika datang ke Hugh Manson dan mengatakan dia butu gitar tujuh senar untuk sebuah lagu. Hugh Manson tentu langsung menawarkan gitar ini karena tak pernah diambil pemiliknya. Ketika dicoba ternyata Matt puas dan membawanya pulang. Yang unik, gitar ini hanya digunakan untuk lagu Citizen Erased dengan tunimg AADDGBe. 7 String E Manson ternyata juga pernah memakan korban. Tepatnya di Atlanta tahun 2004, atau lebih dikenal dengan nama Atlanta Incident. Ketika itu bibir Matt berdarah-darah terkena headneck gitar ini karena kebanyakan tingkah. Konser pun dibatalkan dan Matt Bellamy langsung dilarikan ke rumah sakit. 
Mirror Manson 
Status : masih dipakai  
Sering lihat gitar Matt Bellamy yang berkilau karena cerminnya? Itulah gitar ini. Mirror Manson identik dengan lagu-lagu seperti Plug in Baby dan Blackout. Gitar ini sebenarnya menggatikan Silver Manson yang sudah renta karena keseringan dibanting. Yang paling ditonjolkan pada Mirror Manson selain body-nya adalah Z. Vex Fuzz Factory-nya, yang telah menjadi menu wajib dalam lagu Blackout dan Plug in Baby. Dikenal juga dengan nama Earls Court Manson, karena debutnya di mulai di Earls Court, London tanggal 19 dan 20 Desember 2004. Menurut riwayatnya, gitar ini belum pernah dianak tirikan alias dibanting. 
Chrome Bomber Manson 
Status : masih dipakai  
Matthew Bellamy sangat membutuhkan gitar baru ketika Rust Relic Manson telah terjual, dan Chrome Bomber Manson pun menjadi pilihannya. Mengapdosi spefikasi dari Bomber Manson tapi dengan tambahan Z. Vex Fuzz Factory dan Ibanez Lo Pro Floyd Rose Tremolo serta tanpa MIDI Strip ataupun killswitch. Sebagai generasi penerus dari Bomber Manson, tentu gitar ini pun mengambil alih lagu-lagu yang biasa dimainkan dengan gitar tersebut, seperti Bliss, Hysteria, dan Knight of Cydonia (lagu-lagu yang menggunakan tremolo). Chrome Bomber Manson dapat ditemukan di video klip Knight of Cydonia. 
Silver Manson 
Status : pensiun  
Awalnya Matt Bellamy datang ke Manson Guitar Shop dan meminta Hugh Manson untuk membuatkan sebuah gitar untuknya. Dia mempunyai ide untuk menginginkan seperti apa gitar yang diinginkannya, dan mereka pun berhasil membuat kombinasi dari rancangan Hugh Manson dan ide-ide Matt. Mereka berdua pun sangat puas dengan hasil akhirnya. Gitar ini merupakan gitar pertama Matt Bellamy yang menggunakan nama Manson dan dibuat oleh Hug Manson. Dilengkapi dengan Z. Vex Fuzz Factory, MXR Phase 90, Graphtech Ghost Acoustic saddles, Roland GK-2a MIDI pickup, dan killswitch. Bodinya pun hanya dilapisi cat alumunium. Mulai digunakan sejak era Origin of Symmetry Tour tahun 2001. Silver Manson digunakan pada video klip lagu Hyper Music dan Dead Star. Sebenarnya Matt membeli Silver Manson sesaat sebelum syuting klip Hyper Music. Dan akhirnya gitar ini diistirahatkan saat dimulainya Black Holes and Revelations Tour. Nama asli gitar ini sebenarnya Dolorean Manson, tetapi lebih dikenal dengan nama Silver Manson. 
Lazer Manson 
Status : diistirahatkan  
Satu lagi gitar unik dari Muse. Cermin retak di body guitar ini sebenarnya ide dari Hugh Manson. Sedangkan lasernya terkoneksi dengan micro processor. Yang menjadi masalah adalah saat laser ini dihidupkan kita membutuhkan asap, karena laser menjadi tak berguna tanpa asap dan kegelapan. Ditambah jika kamu seorang penyanyi maka hal yang harus dihindari adalah asap. Bermasalah, bukan? Selain bodinya yang keren, effects internalnya pun juga yahud. Ada Z. Vex Fuzz Factory, MXR Phase 90, Graphtech Ghost Acoustic saddless, Roland GK-2a MIDI pickup, dan killswitch. Untuk pickup Matt percaya kepada Bare Knuckle Nailbomb Humbucker dan Mississipi Queen. Gitar ini pertama kali digunakan pada 2002, saat rekaman album Absolution. Dan akhirnya diistirahatkan saat tur di Amerika Serikat tahun 2007. Dapat dilihat di The Making of The Small Print dan pada saat tersebut dapat disaksikan aksi laser dari Lazer Manson. 
Black Kaoss Manson 
Status : masih dipakai

Black Kaoss Manson adalah gitar pertama Matthew Bellamy yang menggunakan X-Y Midi Controller untuk mengontrol beberapa effects seperti Korg Kaoss Pad, Digitech Whammy, atau lainnya. Fitur ini pun akhirnya juga digunakan pada gitar-gitar Matt Bellamy selanjutnya seperti Red Glitter Manson dan Black Midi Manson. Gitar ini juga telah dipersenjatai P90 di bridge dan Fernandes Sustainer pick up di necknya.
Gitar ini memulai debutnya saat Radio 1′st Weekend tanggal 13 Mei 2006. Digunakan juga pada video klip Invincible, dimana pada lagu tersebut Black Kaoss Manson menjadi gitar wajib di setiap aksi livenya. Nama asli gitar ini sebenarnya Kaoss Manson, tapi oleh para fans disebut Black Kaoss Manson.
Ali Top Manson
Status : masih dipakai
Ali Top Manson dibuat Hugh Manson pada akhir 2006 atau awal 2007. Gitar ini merupakan renovasi dari Silver Manson. Silver Manson dipreteli, dicat ulang, dan ditambahkanlah Ibanez Lo Pro Tremolo (dengan locking nut). Ide bagus memang meng-uprade kembali gitar yang sudah diistirahatkan dari perang. Yang unik, tak ada effects internal dalam gitar ini, dan mengukir sejarah menjadi yang pertama dari gitar-gitar yang dibuat oleh Hugh Manson.Ali Top Manson memulai debutnya saat di Singapura tanggal 16 Januari 2007. Gitar ini hanya pernah digunakan untuk memainkan lagu Hysteria, Knight of Cydonia, dan Muscle Museum. Tak ada penjelasan mengapa gitar ini diberi nama Ali Top, yang similiar dengan nama arab. 
Black Midi Manson 
Status : masih dipakai  
Black Midi Manson dibuat dua bulan setelah M1D1 Manson dibanting. Pick up M1D1 Manson (Bare Knuckle Nailbomb Humbuckers di bridge dan Fernandes Sustainer di necknya) diambil dan dibuilt-in kedalam gitar ini, eman-eman jika dibuang soalnya. Dan sebagai tambahannya, Black Midi Manson menjadi gitar pertama Matthew Bellamy yang menggunakan Tronical PowerTune Automatic Guitar Tuning System. Black Midi Manson dikenal kalangan penggemar dengan nama Seattle Manson karena gitar ini memulai debutnya saat gig di Seattle tanggal 9 September 2007, malam pertama dari Black Holes and Revelations Tour di Amerika Serikat. Tuning yang biasa digunakan dalam gitar ini adalah DADGBE (Drop D), CADGBE (Drop C), EbAbDbGbBbEb (Eb Tuning). Fury dan Starlight menggunakan Eb Tuning, Dead Star, New Born, dan Stockholm Syndrome dalam Drop D, serta Map of The Problematique dengan Drop C. Replika asli dari Seattle Manson dan Red Glitter Manson dapat dibeli di Manson Online Shop. MB-1 (Matthew Bellamy series 1) memulai harganya dari £ 3,099 untuk versi warna hitam, jika ditambah Midi Screen menjadi £ 300. Dan jika ditambah lagi dengan Machine head custom harga finalnya £ 250 (exclude ongkir). 
Keytarcaster Manson 
Status : newbie 
Keytarcaster Manson merupakan gitar pertama Matt Bellamy yang dibuilt-in Hugh Manson yang tak mempunyai picks up maupun senar. Sebagai gantinya di tempat seharusnya picks up berada tergantikan dengan dua octave keyboard (pianika) dan di papan fretboard terdapat tombol-tombol yang menggatikan unsur tuts unsur tuts piano/synth.Dengan bentuk ‘Mattocaster’ klasik, dengan tangan kanan memainkan note bass atau synth pada necknya. Untuk Sementara Keytarcaster Manson hanya digunakan pada lagu Undisclosed Desires, kecuali jika Matt berkreasi dan membuat lagu baru dengan alat ini.Keytar ini dapat dilihat di video klip Undisclosed Desires yang dirilis di MySpace tanggal 3 November 2009. Oh,ya. Keytarcaster Manson memulai debutnya saat Muse melakukan pembukaan The Resistance Tour di Teignmouth yang merupakan rumah Muse di masa kecil.

Writer : @MuafiqRahmat

Jumat, 24 Mei 2013

Beatboxing: Fisik Sebagai alat Musik



          

Terus terang saja, beatboxing adalah salah satu bentuk seni olah suara yang kini tengah digandrungi anak muda di seluruh pelosok dunia dan nusantara.

Secara garis besar Beatboxing adalah bentuk suara beat drum, vokal perkusi, irama dan suara alat-alat musik lainnya yang dihasilkan dengan kreatif melalui mulut, bibir, lidah dan organ suara tubuh kita. Bahkan seorang yang jago dalam beatboxing pun mampu mengeluarkan suara turntabilism dari mulutnya.

Banyak kalangan menilai seni beatboxing ini masih merupakan bagian dari kultur hiphop, namun banyak juga yang berpendapat bahwa ia tidak hanya terbatas pada hiphop saja.

Jika kita menyimak awal perkembangannya, beatboxing sendiri konon lahir beberapa ribu tahun yang lalu, sebuah tradisi pemikiran di India mengembangkan teknik ini sebagai tradisi Bol, namun bukan hanya di India, di China pun berkembang jenis kesenian ini namun dalam bentuk vokal yang mengarah pada performing arts yang disebut Kouji. Di beberapa tradisi di Afrika kultur jenis ini juga berkembang, salah satunya dengan menggunakan tubuh mereka (tepukan tangan dan stomping) untuk membuat suara yang tetap serasi dengan kecepatan musik yang dihasilkan. Orang-orang Afrika pada masa itu menggunakan mulut mereka dalam membuat suara, dengan bernafas ke-luar dan ke-dalam, persis dengan apa yang ada dalam kultur beatboxing saat ini. Nah disinilah kontradiksi itupun muncul karena memang kultur beatboxing sendiri lebih dulu muncul dibanding kultur hiphop modern.


Catatan yang melengkapi kedekatan kultur Beatboxing dengan hiphop selanjutnya adalah melalui perkembangannya. Tercatat awal 80-an, pionir-pionir pendahulu seperti Doug E. Fresh, Buffy dari Fat Boys dan Wise (Stetsasonic) yang mengembangkan seni beatboxing di hiphop. Ketiganya yang mengenalkan dunia dengan istilah human beatbox. Wise dengan human turntable techniquenya lalu mulai menginspirasikan para fans human beatboxers pada masa itu.

Istilah beatboxing sendiri dicomot dari kosa kata yang muncul ketika para musisi mulai menemukan drum machines, yang sejak saat itu lalu mulailah dikenal istilah beatbox.

Kepopuleran Beatbox sendiri semakin bertambah dewasa ini, seniman-seniman beatbox seperti Rahzel, Kenny Muhammad, dan Matisyahu lah yang kerap mempromosikan nya ke seluruh dunia, diantaranya melalui eksistensi website seperti humanbeatbox.com, dan tak ketinggalan YouTube juga dikenal sebagai ajang promosi yang memuat para seniman beatbox menunjukkan kemampuannya melalui video yang mereka kirimkan.

Sebuah kejuaran dunia beatboxing pun pernah digelar pada tahun 2005 di Leipzig, Jerman. Para pecintanya pun datang dari seluruh dunia, diantaranya yang ikut berkompetisi adalah Tom Thumb dan Joel Turner (Australia), White Noise (Irlandia), Roxorloops (Belgia),  Poizunus (Canada), Faith SFX (UK). Akhirnya setelah beberapa beatbox battles, final antara Roxorloops dan Joel Turner pun digelar, para juri pun sempat mengalami kesulitan untuk menilai mereka hingga akhirnya ditambah sebuah extra round, sebelum akhirnya Joel Turner dari Australia lah yang memenangkan kejuaraan dunia itu.

Sebagai sebuah kultur yang semakin serius untuk dilombakan dalam battle beatbox dan seperti halnya juga disiplin musik lainnya, notasi musik dan berbagai turunannya juga dapat berguna untuk menggambarkan beatbox patterns dan performanya. Untuk itu beatboxing juga memiliki Standard Beatbox Notation (SBN) yang diciptakan oleh Mark Splinter dan Gavin Tyte dari Humanbeatbox.com pada tahun 2006, yang berfungsi juga sebagai alternatif dari IPA (International Phonetic Alphabet), yang merupakan bahan rujukan sebelumnya.

~DikaBeatbox A.K.A Akid~

 Sumber  : www.la-lights.com

Sejarah Aliran Musik RAP/Hip Hop





SIAPA yang tidak kenalmusik rap yang juga sering disebut musik hip-hop? Zaman sekarang jika kita membicarakan musik jenis ini kita mungkin akan langsung terbayang rapper-rapper yang sering kita dengar, misal Puff Daddy atau Diddy, Kanye West, Nelly, 50 Cent, ataupun Eminem. Mereka masing-masing memang memberikan sentuhan khas ke rap mereka, tapi mereka sama sekali bukan pencipta atau pencetus jenis musik ini. Mereka hanyalah cucu atau bahkan cicit dalam sejarah musik rap. Ini karena asal muasal rap muncul sejak tahun 1970-an.

Sejarah Aliran Musik RAP/Hip Hop
Akar hip hop ditemukan di musik Afrika-Amerika dan akhirnya musik Afrika. The griots Afrika Barat adalah kelompok penyanyi dan penyair perjalanan yang merupakan bagian dari tradisi lisan sejak ratusan tahun. gaya vokal mereka adalah sama dengan rapper. The-Amerika tradisi Afrika signifyin ' , lusinan , dan puisi jazz semua keturunan dari griots. Selain itu, 'musik' komedi tindakan seperti Rudy Ray Moore dan Blowfly dianggap oleh beberapa orang sebagai nenek moyang rap.

Dalam New York City, seperti pertunjukan griot of-kata yang diucapkan puisi dan musik oleh para artis seperti The Last Poets , Gil Scott-Heron dan Jalal Mansur Nuriddin memiliki dampak yang signifikan terhadap hak-hak sipil era pasca- budaya tahun 1960-an dan 1970-an.

1520 Sedwick Avenue adalah sebuah kawasan di New York yang diklaim sebagai tempat awal lahirnya komunitas HipHop. “Disinilah kami berasal”, cetus Clive Campbell, salah seorang yang merelakan lantai satu di rumahnya dijadikan sebuah markas untuk berkumpul. “Kebudayaan Hip Hop berawal dan lahir disini, yang nantinya akan tersebar di seluruh dunia, di sinilah kami barasal karena memang kami tidak memiliki tempat lain untuk bertemu, bukan di tempat lain” sahutnya. Selain nama tersebut, terdapat pula nama DJ Kool Herc yang memperkenalkan turntable pada saat itu di sebuah party pada tahun 1973. Pada awal penampilannya, DJ Kool Herc membawakan lagu-lagu dari James Brown, Jimmy Castor, dan Babe Rooth. Kool Herc pula lah yang akhirnya menciptakan scratch dan bunyi-bunyian aneh yang menimbulkan sebuah sensasi yang luar biasa pada saat itu.

HipHop terasa kurang lengkap tanpa MC. Celah inilah yang dilihat oleh Melle Mel, MC pertama pada dunia Hip Hop. Pada awalnya Melle Mel merasa bingung apa yang akan diucapkannya pada penampilan pertamanya tersebut, namun karena dirinya telah dipenuhi kebosanan dengan peraturan-peraturan dari pemerintah yang mengekang, akhirnya Melle Mel mengeluarkan rasa bencinya pada pemerintah dan pandangannya tentang kehidupan lewat lirik-liriknya. Mulai saat itu lah musik HipHop lebih banyak menceritakan tentang kehidupan disekitar masyarakat kulit hitam dan teriakan-teriakan serta protes suara hati mereka kepada pemerintahan yang berlaku tidak adil. Lirik-lirik musik Hip Hop cenderung keras dan tegas. Itulah Hip Hop.

Hip Hop sebagai kebudayaan diperjelas lagi pada tahun 1983 oleh Black Spades yang merupakan anggota dari Afrika Bambaataa dan The Soulsonic Force lewat track yang berjudul “Planet Rock”. Lagu ini merupakan sebuah musik Hip Hop yang menarik karena memiliki perpaduan antara rap yang sederhana dan irama musik disko yang diciptakan melalui drum electronic dan synthesizer. Pada tahun 1985 berulah dengan teknologi stereo, Run DMC, LL Cool J, The Fat Boys, Herbie Hancock, Soulsonic Force, Jazzy Jaz, dan Stetsasonic yang mengeluarkan album-album andalannya sehingga menjadi legenda musik Hip Hop hingga saat ini.


~DikaBeatbox A.K.A Akid~

sumber :  http://dodistrong.blogspot.com/

Selasa, 21 Mei 2013

50 Best Albums of the 21st Century V. Magazine Kerrang


50) Crisis - Alexisonfire (2006)
49) Permission To Land - The Darkness (2003)
48) Blessed Black Wings - High On Fire (2005)
47) Relationship of Command - At The Drive-In (2000)
46) The Green Album - Weezer (2001)
45) Volcano - Satyricon (2002)
44) Orchestra Of Wolves - Gallows (2006)
43) Holy Wood (In The Shadow Of The Valley Of Death) - Marilyn Manson (2000)
42) From Here To Infirmary - Alkaline Trio (2001)
41) Take To The Skies - Enter Shikari (2007)
40) Worship And Tribute - Glassjaw (2002)
39) Ghost Reveries - Opeth (2005)
38) Love Metal - Him (2003)
37) Jane Doe - Converge (2001)
36) Bleed American - Jimmy Eat World (2001)
35) Ire Works - The Dillinger Escape Plan (2007)
34) Riot! - Paramore (2007)
33) A Fever You Can't Sweat Out - Panic! At The Disco (2005)
32) II: A Bustle In Your Hedgerow - Down (2002)
31) Vol 3: (The Subliminal Verses) - Slipknot (2004)
30) Chocolate Starfish And The Hot Dog Flavoured Water - Limp Bizkit (2000)
29) Black Holes And Revelations - Muse (2006)
28) Mutter - Rammstein (2001)
27) City Of Evil - Avenged Sevenfold (2006)
26) Casually Dressed & Deep In Conversation - Funeral For A Friend (2003)
25) Puzzle - Biffy Clyro (2007)
24) Death Magnetic - Metallica (2008)
23) With Teeth - Nine Inch Nails (2005)
22) Ascendancy - Trivium (2005)
21) The End Of Heartache - Killswitch Engage (2004)
20) Lateralus - Tool (2001)
19) Start Something - Lostprophets (2004)
18) The Poison - Bullet For My Valentine (2005)
17) 21st Century Breakdown - Green Day (2009)
16) All Hope Is Gone - Slipknot (2008)
15) White Pony - Deftones (2000)
14) Hybrid Theory - Linkin Park (2000)
13) Origin Of Symmetry - Muse (2001)
12) The Black Parade - My Chemical Romance (2006)
11) Songs For The Deaf - Queens Of The Stone Age (2002)
10) Leviathan - Mastodon (2004)
09) From Under The Cork Tree - Fall Out Boy (2005)
08) The Blackening - Machine Head (2007)
07) Take Off Your Pants And Jacket - Blink 182 (2001)
06) Toxicity - System Of A Down (2001)
05) Three Cheers For Sweet Revenge - My Chemical Romance (2004)
04) A Beautiful Lie - 30 Seconds To Mars (2005)
03) IOWA - Slipknot (2001)
02) Absolution - Muse (2003)
01) American Idiot - Green Day (2004)

Writer : @Muafiq Rahmat

Kamis, 15 November 2012

Bagi Anda-anda yang penasaran mengapa peradaban Jawa masih tetap bertahan sampai sekarang? Ssst ini rahasianya jangan bilang-bilang yah. Budaya, adat istiadat, bahasa, tradisi, cara hidup orang Jawa saat ini bisa ditarik sampai ribuan tahun lalu. Kalau aku menghitungnya tidak salah, pada zaman nabi Muhammad pun peradaban Jawa sudah ada, karena ada candi yang diperkirakan dibangun sekitar abad 4-5. Kalau dibandingkan dengan relief di candi, cara hidup orang Jawa tak terlalu jauh berbeda, buktiin deh di candi Prambanan.  
 Bahasa mungkin berubah jauh tapi akarnya tetap sama (bahasa Jawa kuno – bahasa Jawa tengahan- bahasa Jawa modern, huruf sansekerta – huruf palawa- huruf Jawa) bahkan banyak istilah bahasa Jawa kuno yang masih digunakan sampai saat ini minimal buat nama. Salah satunya istilah Mataram. Di beberapa  prasasti  Candi menyebut mataram untuk mengacu nama daerah di Jawa. Nah istilah bumi Mataram itu masih dipakai sampai sekarang untuk menyebut wilayah di Yogyakarta. Misal kethoprak mataraman (mengacu kethoprak gaya Jogja), panah gaya mataraman (olah raga panahan gaya Jogja, pemanahnya duduk bersila) dll.
Terus rahasianya apa dong? Ya karena wong Jawa tidak anti perubahan zaman. Wong jawa dibekali kemampuan untuk dinamis tapi tanpa meninggalkan ke-jawaannya, bingung yah hehehe…
Gini deh kukasih contoh, anak muda sekarang baru pada demen hip-hop, nah seniman-seniman Jogja juga bisa hip-hop tapi tetap nJawani. Lagu hip-hopnya pun tak sembarang tapi juga punya misi, mengkritik penguasa hehehe… daripada demonstrasi anarkis mending hip-hopan to?
Ini neh contohnya lagu hip-hop dari java hip-hop foundation ( boleh enggak yah kalo kusebut hip-hop mataraman) coba tebak deh maksud liriknya apa
Lirik lagu Song of Sabdatama berbunyi,
We are from Jogja, The heart of Java, Our rhyme is mantra, Flows down like lava.
We are from Jogja, The heart of Java, Our culture is weapon, Yeah, this Song of Sabdatama.
Merapi ya iku, Keraton ya iku, Segara ya iku, Pancer ing Tugu, Mijil tuwuh saka kono dumunungku, Yo Ngayogyokarto Hadiningrat Negeriku, Nagari gemah ripah kang merdika, Kaya kang kaserat ing Sabdatama, Merapi ngelingake marang ing gusti, Segara ngelingake kudu ngidak bumi.
Ngono kuwi jiwa Jawi, Manunggaling kawula Gusti, mBalung sungsum pada diugemi, Minangka tekad dadi sesanti, Sadumuk bathuk sanyari bumi, Ditohi pecahing dada luntaking ludira nganti pati, Negeri merdika bakal tak belani.
Merapi horeg, laut kidul gedeg, Angin ribut, udan bledek, Tanda bumi reresik nandang gawe, Marang donya lan manungsane, Marang sedulur sikep kudu ngajeni lan ngopeni, Bumi pertiwi adalah saudara kami, Yang harus dijaga dan dihormati, Menerima sekaligus member, Budaya adalah senjata, Memanusiakan manusia, Bangun jiwanya, Bangun raganya, Sentausa dalam puspa warna.
In our land where we stand, Never afraid coz we all friends, We may vary but hand in hand, Appreciate and understand, Why democracy if occupied by oligarchy?, Nggo opo demokrasi nek mung ngapusi?, Why religion if only to kill humanity?, Nggo apa agama nek mung mateni, Hey oxymoron, you don’t need to teach me, Rasah nggurui merga ora migunani, What Jogja want is harmony in diversity, Urip iku amrih nemu harmoni, We don’t care of what you say, Your ridiculous words will go away, Coz in this land where we stand, We’ll fight to the death until the end.
Bagi yang tidak menguasai bahasa Jawa, Inggris atau Indonesia, neh aku dah bikin terjemahannya tapi sorry kalau banyak yang meleset, maklum bukan ahli bahasa hahaha… (kalau ada yang salah mohon diralat)
Lirik Song of Sabdatama
Kami dari Jogja, Jantungnya Jawa, Syair kita adalah mantra, mengalir seperti lahar
Kami dari Jogja, Jantungnya Jawa, Budaya senjata kita, Yeah, ini lagu tentang Sabdatama.
Merapi adalah, Keraton adalah, Laut adalah, berpusat di Tugu, lahir besar dari sana asalku, yaitu Ngayogyakarto Hadiningrat Negeriku, Negeri gemah ripah yang merdeka, seperti yang tertulis di Sabdatama, Merapi mengingatkan pada Tuhan, laut mengingatkan harus menginjak bumi.
Seperti itu jiwa Jawa, bersatunya rakyat dan raja, menjadi tekad bersama, peribahasa “sadumuk bathuk sanyari bumi, ditohi pecahing dada luntaking ludira ngati pati” (sejengkal tanah pun akan dipertahankan sampai titik darah penghabisan), Negeri merdeka bakal ku bela selalu
Merapi bergetar, laut selatan geleng kepala, angin ribut, hujan petir, tanda bumi sedang bersih-bersih, terhadap dunia dan manusianya, kepada saudara harus menghormati dan merawat, Bumi pertiwi adalah saudara kami, Yang harus dijaga dan dihormati, Menerima sekaligus memberi, Budaya adalah senjata, Memanusiakan manusia, Bangun jiwanya, Bangun raganya, Sentosa dalam puspa warna.
Di tanah kami dimana kami tinggal, tidak pernah takut karena kita semua teman, kita boleh berbeda tapi tetap bersatu, saling menghargai dan mengerti, Mengapa demokrasi diokupasi oligarki?, untuk apa demokrasi kalau cuma untuk menipu, Untuk apa agama jika saling membunuh, Hey  Oxymoron (=bodoh mungkin), kau tak perlu mengguruiku. Tidak usah menggurui karena tidak berguna, Apa yang Jogja inginkan hanyalah harmoni di keberagaman. Hidup itu bertujuan menemukan harmoni. Kami tak peduli apa yang kau katakan, Perkataan menggelikanmu akan menguap begitu saja. Karena di tanah ini dimana kami berdiri, kami akan berjuang mati-matian sampai akhir.
Oh ya sabdatama itu semacam dekrit presiden. Sabdatama umumnya dikeluarkan oleh raja Jogja hanya sekali . Sultan HB IX mengeluarkan sabdatama saat mengumumkan bergabung dengan RI, dan baru-baru ini Sultan HB X juga mengeluarkan sabdatama yang menjadi inspirasi lagu di atas. Bunyi sabdatamanya apa dan bagaimana lagunya di- googling aja yah hehehe….

Rabu, 27 Juni 2012

Biography Muse

 

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan. Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, dan album terbarunya Black Holes & Revelations di tahun 2006. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.

Pembentukan (1992-1997)

Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain 'Gothic Plague', 'Carnage Mayhem', 'Fixed Penalty', dan 'Rocket Baby Dolls', sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.

Pada tahun 1994, masih dengan nama band 'Rocket Baby Dolls', mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal. Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.

E.P. dan Showbiz (1998-2000)

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

Origin of Symmetry dan Hullabaloo Soundtrack (2001-2002)

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, Mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan Romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti "Space Dementia" memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini. Terdapat pula daur ulang dari lagu "Feeling Good", yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.

Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima." Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih 'gila' dari Thom Yorke, vokalis Radiohead. Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta MUSE untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).

Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zenith di Paris,Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi B-side dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Album ganda single A-side juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu "In Your World" dan "Dead Star", yang berbeda dengan gaya opera lagu-lagu lain pada Origin of Symmetry.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.

Personil band

* Matthew Bellamy – vokal, gitar, piano, keyboard, synthesizer
* Christopher Wolstenholme – bass, vokal pendamping, keyboard, synthesizer
* Dominic Howard – drum, perkusi

Personil tambahan

Berikut personil tambahan yang sering muncul pada beberapa penampilan konser Muse:

* Morgan Nicholls – keyboard, vokal pendamping, bass, ukulele (2004, 2006 - sekarang)
* Dan "the Trumpet Man" Newell – terompet (2006 - sekarang)

Minggu, 13 November 2011

Bondan Prakoso & Fade2Black Save Our Soul Lyrics

     Bondan Prakoso & Fade2Black Save Our Soul
terhimpit pelik strata kasta manusia
masih terjepit lingkungan hitam membuai mata
mereka masuk, melesat, menyebar
dari akar sisa generasi yang tersebar
Lezz:
entah kemana kan ku bawa diriku pergi
karena ku terjebak dalam sistem industri
lahir, sekolah, bekerja, mati
sistem hidupku berpatok pada materi
Titz:
Oy..kobarkanlah api perjuangan
siapa kuat, tancapkan kaki dialah yang bertahan
jangan mundurkan jengkal langkahmu hey, kawan
bersiaplah tuk suatu fase perubahan
Bondan:
Wake up everyone, coz now it’s time to face the revolution
Reff:
SAVE OUR SOUL..we need a new word
SAVE OUR SOUL..ready for changes
SAVE OUR SOUL..
Prepare your self for (REVOLUTION) 2X
Santoz:
ready for everything, It’s a MUST!
ready for fighting, It’s a MUST!
prepare for something..something to prepare
Whole in da wall?? just save our soul
Bondan:
Wake up everyone, coz now it’s time to face the revolution
Reff:
SAVE OUR SOUL..we need a new word
SAVE OUR SOUL..ready for changes
SAVE OUR SOUL..
Prepare your self for (REVOLUTION) 2X